Minggu, 20 September 2015

Layanan e-care dari AXA General Indonesia

  4 comments    
Sejak 2011 AXA GI mengumumkan kerjasama dengan GESA (provider asuransi kesehatan untuk AXA GI) untuk penggunaan layanan e-care, yang menawarkan kartu pintar yang dilengkapi dengan chip dan sidik jari sebagai pengenalan biometrika yang menjamin keamanan, kecepatan dan kenyamanan pelayanan kepada klien AXA. Ini adalah kali pertama kartu pintar tersebut digunakan dalam layanan asuransi kesehatan di Indonesia, meninggalkan teknologi saat ini, kartu gesek (swipe card).

RS hanya perlu memasukkan kartu pintar tersebut ke mesin EDC, yang kemudian akan mencetak rincian manfaat dari klien yang bersangkutan. Hal ini dapat menghemat biaya, karena RS tidak perlu lagi menelpon GESA untuk konfirmasi manfaat, karena data klien tersimpan di dalam chip.
AXA berharap untuk mengubah seluruh kartu kliennya menjadi kartu pintar dalam waktu satu tahun, dengan terus meningkatkan angka pertumbuhan. Saat ini AXA telah mempunyai 60.000 klien asuransi kesehatan dan menargetkan untuk tumbuh hingga 50% di tahun depan. Sementara itu RS penyedia layanan AXA juga terus bertumbuh untuk menyediakan layanan yang lebih nyaman dan luas bagi para kliennya.

Peluncuran Fasilitas Berobat Cashless di Malaysia Bagi Nasabah Sequis - AdMedika

  1 comment    
PT AJ Sequis Life (Sequis) bekerjasama dengan PT Adminitrasi Medika (AdMedika) dan International Assistance Sdn Bhd (IA Malaysia), meluncurkan fasilitas berobat cashless bagi nasabah premium individual yang ingin melakukan pengobatan kesehatan di Malaysia. Layanan ini efektif dapat digunakan pada 1 September 2015.

Kesadaran pentingnya kesehatan dan memiliki perlindungan asuransi kesehatan membuat masyarakat semakin selektif mencari pengobatan, termasuk memilih tujuan berobat ke luar negeri. Salah satu negara tujuan berobat adalah Malaysia. Sequis, sebagai salah satu perusahaan asuransi yang menyediakan rider asuransi kesehatan, menyediakan fasilitas tambahan yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah premiumnya sebagai jawaban atas kebutuhan berobat masyarakat khususnya nasabah Sequis. "Kami bekerjasama dengan AdMedika dan IA sebagai provider penyedia layanan ini, Sequis bermaksud memberikan keuntungan lebih bagi nasabah premium pengguna kartu cashless yaitu dengan menyediakan fasilitas tambahan berobat ke Malaysia,” ujar Tatang Widjaja, President Director & CEO, PT AJ Sequis Life.

 
“Kami melihat banyak nasabah premium Sequis yang memiliki kartu cashless yaitu sekitar 15 ribu orang dan melihat dari data claim di mana banyak nasabah Sequis, sekitar 2 ribu yang mencari layanan kesehatan di Malaysia. *Ditambah lagi, setiap tahunnya ada sekitar 500.000 pasien Indonesia yang berobat keluar negeri dan dari tahun ke tahun jumlahnya cenderung meningkat dan negara yang paling sering dikunjungi masyarakat Indonesia untuk pelayanan kesehatan adalah Malaysia dan Singapura. Menurut data dari  Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) pada tahun 2014, terdapat 882,000 pasien dari negara lain yang berobat di Malaysia dan sebagian besar adalah warga Indonesia. Dua hal ini adalah  pertimbangan mengapa Sequis meluncurkan fasilitas ini. Nasabah premium akan mendapatkan banyak kemudahan layanan rumah sakit di Malaysia tanpa perlu khawatir berurusan dengan administrasi, prosedural dan layanan rumah sakit tujuan maupun kesulitan bahasa,” ujar Tatang.

Kartu cashless sendiri adalah sebuah kartu yang didalamnya terdapat identitas unik dari pasien. Dengan data dalam kartu ini, keabsahan dan data jaminan kesehatan pasien dapat di verifikasi secara online. Cukup dengan memperlihatkan kartu tersebut kepada petugas pendaftaran rumah sakit, pasien sudah dapat menikmati layanan kesehatan non tunai atau yang disebut cashless health treatment.

Nasabah yang memiliki health rider produk dengan Room and Board di atas 1 juta rupiah, sudah bisa memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan ini. Nasabah bisa langsung melihat daftar rumah sakit rekanan melalui mobile apps AdMedika Mobile Apps atau website Sequis.

Layanan fasilitas ini bisa didapatkan di rumah sakit besar di Malaysia. Pemilihan rumah sakit tersebut berdasarkan banyaknya data claim nasabah Sequis pengguna kartu cashless yang memanfaatkan keuntungan menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Ke depannya, Sequis akan memperluas kerjasama jaringan rumah sakitnya agar bisa memberikan banyak pilihan kepada nasabah.

Syaifudin, Direktur Utama AdMedika mengatakan, “Kami melayani sekitar 127.000 nasabah Sequis dengan layanan Claim Management yang kami sebut dengan AdClaim. Nasabah Sequis dapat menikmati layanan cashless di mitra jaringan rumah sakit AdMedika di seluruh Indonesia dan kini dengan kemitraan kami dengan International Assistance (IA), nasabah premium Sequis juga dapat menikmati layanan serupa di rumah sakit di Malaysia. Dengan adanya program ini, AdMedika optimis akan banyak nasabah yang akhirnya beralih dari cara tradisional, seperti misalnya menggunakan sistem reimbursement.”

Ravi Kanason, Chief Executive Officer IA mengatakan hal senada, dengan pesatnya perkembangan dunia saat ini, kemampuan untuk mengerti dan sejalan dengan banyaknya perawatan penyakit menjadi sangat kompleks dan bermacam-macam sehingga membuat cara tradisional sudah ketinggalan jaman dan harus digantikan dengan metode baru yang canggih. “Untuk mendukung nasabah yang ingin berobat ke Malaysia kapanpun, kami menyediakan fasilitas layanan online dan real time 7 x 24 jam dengan helpline di nomor 1-800-22-SEQUIS serta bebas pulsa.

“Kami yakin fasilitas ini akan mempengaruhi pertumbuhan pengguna produk cashless, karena fasilitas ini sangat mempermudah proses perawatan kesehatan. Jika tadinya harus melakukan cara reimburse, namun dengan cashless, hanya dengan menunjukan kartu kepada petugas di rumah sakit yang bekerjasama dengan Sequis maka proses perawatan kesehatan sudah bisa dilakukan, ditambah lagi dengan peningkatan jumlah aparat pemasaran Sequis yang saat ini sudah mencapai lebih dari 13 ribu agen,  ini merupakan sinyal positif bahwa produk Sequis dapat diterima dengan baik di Indonesia dan layanan aparat pemasaran kami dapat dipercaya,  tambah Tatang lagi.

Sementara itu bagi Admedika dan IA, bahwa dengan adanya kerjasama ini, kedua belah pihak bisa dapat saling bersinergi untuk memperluas cakupan wilayah layanannya sehingga dapat mencapai target dari masing-masing perusahaan.

Management Asuransi Kesehatan Swipe Card

  No comments    


Management Asuransi Kesehatan Swipe Card Menurut kami baik untuk managed care maupun indemnity, akan sangat terbantu jika menggunakan swipe card yang akan memberikan informasi online claim dimana online claim ini akan memberikan gambaran exposure risk sehingga perhitungan IBNR lebih tepat, dengan kriteria swipe card yang dimaksud sebagai berikut :

  • Mempunyai infrastruktur healthcare provider yang berkualitas (dengan menimbang fungsi - fungi healthcare provider credentialing) dan panelnya nation wide.
  • Didukung pula infrastruktur telekomunikasi yang memadai untuk memperlancar transaksi.
  • Mempunyai kapasitas untuk validasi eligibilitas baik secara kepesertaan, coverage benefit, dan paling tidak exclusion yang telah diterjemahkan dalam coding seperti ICD 10.
  • Didukung dengan back end system yang kuat dalam pengelolaan health benefit dan case management.
  • Harus pula didukung dengan berbagai rule alert maupun reporting untuk case management, fraud dan/atau abuse detection terutama untuk produk managed care.
  • Dan, yang terutama adalah Sumber Daya manusia yang mampu merumuskan rule informasi apa saja yang akan ditampilkan dari hasil swipe card, pengendalian biaya dan alert seperti apa yang diinginkan untuk mendukung case management dan initial fraud detection. SDM yang berkualitas di sisi provider relation, membership administratio, call centre , case / claim management juga sangat diperlukan untuk melakukan dan/atau menjalankan rule yang telah ditetapkan.

Jika keenam kriteria diatas tidak terpenuhi, maka kekurangan - kekurangan pada penggunaan layanan Asuransi Kesehatan dengan menggunakan swipe card akan sulit untuk diminimalkan.

Mengenai ASO, sekedar informasi bagi rekan - rekan :
  • Meskipun pelayanan ini bukan merupakan pengelolaan resiko, kami sering melihat banyak asuransi yang dapat melakukan pengelolaan.
  • Dari Asuransi yang kami ketahui tersebut, juga bekerja sama dengan TPA untuk pengelolaannya jadi dalam hal ini dapat dilakukan perhitungan consumption secara keseluruhan ASO bahkan memberikan alert maupun melakukan blokir pelayanan cashless jika telah mencapai consumption yang disepakati.
  • ASO yang telah dapat disetting untuk outpatient, dental, maternity dengan limit per family maupun tanpa limit per individu, bahkan ASO hanya untuk penyakit tertentu pun telah dapat dilayani.
  • Selain ASO ada pula beberapa client yang meminta untuk diberikan pelayanan "Deposit Ekses", sehingga pihak client tidak dibebani administrasi dalam penagihan ekses kepada peserta mereka.
Hanya saja managedcare untuk kami lebih banyak untuk mengolah data kunjungan dan penyakit klaim (hehehe maklum akan membuat tools perhitungan menjadi matang) tetapi managed care sendiri perlu diketahui ada kapitasi dan fee for service, menurut konsumen mana yang cocok digunakan dengan teknologi swipe? Sebenarnya kalo diterapkan dengan sungguh-sungguh sebuah managed care, SWIPE hanya menjadi sebuah alat untuk memperhatikan frekuensi kunjungan dan jenis penyakit selebihnya tidak bisa dijadikan alat kontrol.

Anyway tinggal melihat lagi cost yang kita keluarkan untuk pelayanan dengan swipe atau show. Tinggal para konsumen lebih bijak dalam memilih yang memilih.
Teknologi online claim atau yang kita sebut - sebut di sini sebagai 'swipe', menurut kami tetap bermanfaat tanpa membedakan bagaimana cara pembayaran kepada healthcare provider (mau capitation, fee for service, DRG/CBG, dan lainnya).

Selain dapat melakukan capture frekuensi kunjungan, memberikan informasi jenis penyakit dengan online ini kita bisa melakukan 'concurrent case management' bahkan juga pre admission certification dapat dilakukan.

Nah, sekarang tinggal para calon nasabah bagaimana membuat desain dan/atau tool dari claim yang sudah di capture secara online ini.

Sabtu, 19 September 2015

Asuransi Kesehatan Prudential

  1 comment    
Asuransi Kesehatan Prudential memberikan jaminan rawat inap dengan menggunakan kartu cashless dengan pilihan manfaat dari 200 ribu permalam sampai dengan 2,5 jt permalam nya dan dikolaborasikan dengan beberapa fiture manfaat ICU, Obat - obatan, Kunjungan dokter umum maupun spesialis, Tindakan Operasi, Ambulance, Before After Rawat Inap, Darurat Kecelakaan, Kanker dan Cuci Darah

Semua pilihan manfaat tersebut dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan para calon nasabah nya tentu nya semakin memilih manfaat yang tinggi premi yang dibayarkan juga akan semakin mahal selain itu usia juga sangat mempengaruhui nilai premi yang akan dibayarkan oleh calon nasabah

Asuransi Prudential

  No comments    
Didirikan pada tahun 1995, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merupakan bagian dari Prudential plc, sebuah grup perusahaan jasa keuangan terkemuka di Inggris. Sebagai bagian dari Grup yang berpengalaman lebih dari 167 tahun di industri asuransi jiwa, Prudential Indonesia memiliki komitmen untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.
Sejak peluncuran produk asuransi terkait investasi (unit link) pertamanya di tahun 1999, Prudential Indonesia telah menjadi pemimpin pasar untuk kategori produk tersebut di Indonesia. Prudential Indonesia menyediakan berbagai produk dan layanan yang dirancang untuk memenuhi dan melengkapi setiap kebutuhan keuangan para nasabahnya di Indonesia.


Sampai 31 Maret 2015, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dan kantor pemasaran di Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar, Batam dan Semarang. Prudential Indonesia melayani lebih dari 2,4 juta nasabah melalui lebih dari 240.000 tenaga pemasar di 380 Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) di seluruh Nusantara termasuk Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, Batam dan Bali
 
Beragam penghargaan telah diterima Prudential Indonesia selama masa beroperasinya. Silakan klik di sini untuk daftar lengkapnya

Asuransi Allianz

  1 comment    
Bersama dengan nasabah dan mitra penjualan, Allianz adalah salah satu komunitas keuangan terkuat.Lebih dari 83 juta nasabah pribadi dan korporasi mengandalkan pengetahuan, jangkauan global, kekuatan modal dan kesolidan Allianz untuk membantu mereka memanfaatkan peluang keuangan serta untuk menghindari dan menjaga diri terhadap risiko.

Di tahun 2014, dengan dukungan 147,000 karyawan di lebih dari 70 negara, Allianz berhasil meraih pendapatan 122,25 milliar Euro dan laba operasional 10,40 miliar Euro. Serta laba bersih yang dapat diatribusikan bagi para pemegang saham mencapai 6,22 miliar Euro.

Kesuksesan bisnis di bidang asuransi, manajemen aset dan layanan bantuan didasarkan permintaan nasabah atas solusi keuangan yang tahan krisis untuk masyarakat yang menua dan tantangan dari perubahan iklim. Transparansi dan integritas merupakan komponen kunci dari tatakelola yang berkelanjutan di Allianz.


Tentang Allianz di Asia

Allianz berada di kawasan Asia Pasifik sejak 1917 di pesisir Cina dengan menyediakan asuransi kebakaran dan asuransi jasa pengangkutan. Saat ini Allianz telah beroperasi pada 14 pasar di seluruh kawasan dengan menawarkan layanan asuransi umum, asuransi jiwa dan kesehatan serta aset manajemen. Dengan dukungan 35,000 karyawan, Allianz melayani kebutuhan hampir dari 20 juta nasabah di seluruh kawasan ini. Kunci sukses Allianz adalah Kemampuan untuk cepat beradaptasi dengan kebutuhan lokal. Di tahun 2014, Allianz di Asia Pasifik mencatat pendapatan sebesar 7,9 miliar Euro dan laba operasional sebanyak 429 juta Euro.

Tentang Allianz di Indonesia

Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996.

Kini Allianz Indonesia didukung oleh lebih dari 1,200 karyawan dan lebih dari 16,000 tenaga penjualan di lebih dari 100 kantor pemasaran di 53 kota. Kekuatan tersebut ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 6 juta tertanggung di Indonesia.

Di tahun 2014 Allianz Indonesia mencapai kinerja yang positif dengan Pendapatan Premi Bruto (PPB) keseluruhan dari bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan umum sebesar Rp 10,85 triliun. Bisnis asuransi jiwa dan kesehatan pada khususnya membukukan PPB sebesar Rp 9,71 triliun, sedangkan bisnis asuransi umum meraih PPB sebesar Rp 1,14 triliun. 

Allianz dan Agen/Tenaga Penjualnya telah terdaftar pada dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Asuransi Axa

  No comments    
Sebagai pemimpin global dalam perlindungan keuangan, Grup AXA didedikasikan untuk melindungi masyarakat dan properti. Grup AXA berkomitmen untuk melayani para nasabah, baik perorangan maupun perusahaan, di setiap tahap kehidupan mereka dengan menyediakan produk dan layanan yang memenuhi kebutuhan mereka, termasuk asuransi, perlindungan pribadi, dan rencana tabungan masa depan. AXA di Indonesia merupakan bagian dari AXA Group, salah satu perusahaan asuransi dan manajemen aset terbesar di dunia. AXA beroperasi dengan fokus pada asuransi jiwa, asuransi umum dan manajemen aset melalui beragam jalur distribusi di bawah PT AXA Mandiri Financial Services, PT AXA Financial Indonesia, PT AXA Life Indonesia, PT Mandiri AXA General Insurance, PT Asuransi AXA Indonesia, dan PT AXA Asset Management Indonesia.

Asuransi Generali

  1 comment    
PT Asuransi Jiwa Generali Indonesiamerupakan bagian dari Generali Group, yaitu perusahaan yang didirikan pada tahun 1831, di Trieste, Itali sebagai salah satu penyedia asuransi terbesar di Eropa dan terbesar sebagai perusahaan asuransi jiwa di Eropa.

Generali Indonesia memiliki strategi bisnis yang terdefinisi secara jelas: memfokuskan diri pada jalur multidistribusi, membangun kemitraan seimbang berjangka panjang dengan lembaga keuangan dan distribusi umum, menyediakan produk-produk inovatif superior dan layanan bernilai tambah kepada pelanggan, serta menjadi pemain utama di industri asuransi jiwa dan investasi di Indonesia.


Dengan strategi tersebut, Generali Indonesia telah berkembang dengan cepat, mendorong jaringan global dan keahlian Generali Group dalam hubungan nasabah asuransi global dan lokal, dan membangun teknologi yang dibutuhkan dan prasarana korporasi yang penting untuk ekspansi di masa datang.

Pendaftaran

  No comments    
Hubungi Agen Asuransi di sekitar Anda